Mengapa Valentine itu haram?

This post was written by Kritikavista on February 18, 2009
Posted Under: Free Speech

haramBerita paling tolol yang pernah saya baca adalah MUI mengeluarkan fatwa bahwa Valentine itu haram hukumnya. Seperti makan babi itu haram, hari kasih sayang pun diharamkan untuk sodara/i yang beragama muslim. Bukan cuma itu. Rokok, Alkohol, Golput (Golongan Putih) sampai Yoga pun haram.

Dari semua yang diharamkan diatas, cuma satu yang saya amini, yaitu rokok. Memang dilihat dari segi mana pun, rokok tidaklah baik untuk kesehatan si perokok mau pun orang disekitarnya. Oleh karena itu saya mendukung seandainya rokok diharamkan.

Tapi lihat hari Valentine, Alkohol, Golput dan Yoga. Dimana salah mereka?

Valentine’s day atau Hari Kasih Sayang. Apakah karena sejarahnya menunjukkan bahwa perayaan itu untuk memperingati Santo Valentinus yang beragama Katolik? Lalu, dengan berkedok “Hari Valentine bukan budaya timur dan oleh karenanya juga banyak wanita yang terjerumus untuk melepaskan kegadisannya di hari itu”, hari Valentine jadi diharamkan?

Juga alasan bahwa “kita menyayangi orang lain setiap hari, bukan hanya di Hari Valentine“, dapat mengharamkan suatu perayaan? Coba tanyakan lagi dengan jelas mengapa Valentine’s day diharamkan.

Seandainya Hari Kasih Sayang itu haram, lalu kami juga meminta Hari Ibu untuk diharamkan dengan alasan kita setiap hari menyayangi, mencintai dan menghargai Ibu kita.

Seandainya Hari Kasih Sayang itu haram, lalu kami juga meminta Hari Pahlawan diharamkan karena sudah layak dan sepantasnya kita menghormati para pahlawan kita bukan hanya di Hari Pahlawan.

Seandainya Hari Kasih Sayang diharamkan, kami juga meminta Hari Kemerdekaan kita diharamkan sebab setiap hari Indonesia merdeka dan bukan hanya di Hari Kemerdekaan.

Mengapa alkohol haram? Karena mahal? Para petinggi umat Islam tidak mampu membeli? Bagian mana dari alkohol yang memabukkan? Riset membuktikan bahwa minum dua gelas Red Wine (anggur merah) setiap hari berguna untuk mencegah penyakit jantung. Dimana pada akhirnya dapat memperpanjang umur seseorang. Jadi mana yang salah? Yang salah adalah minum dengan membabi buta alias sampai mabuk dan tidak sadarkan diri.

Perbandingan yang lain adalah KFC, McDonald atau junk food yang lain. Mengapa makanan diatas tidak diharamkan? Toh banyak orang yang obesitas karena makan makanan tersebut. Efek dari obesitas (kegemukan) adalah diabetes, kanker, osteoarthritis, penyakit jantung dan lain-lain. Lho? Tapi koq cabangnya memenuhi setiap penjuru wilayah di Indonesia? Bukankah KFC, McDonald, AW Beer, dan yang lainnya bukan budaya timur?

Siapa bilang golput haram? Well, saya tidak sedang bercanda disini. Kenyataannya petinggi umat Islam yang juga tergabung dalam suatu partai politik di Indonesia, telah mengeluarkan fatwa bahwa golput adalah haram. Pertanyaannya, dimanakah Hak Azazi orang muslim Manusia?

Last but not least, Yoga diharamkan oleh umat muslim. Apakah karena asal usulnya dari agama Hindu? Sayang sekali, padahal olahraga yoga dapat memperbaiki postur tubuh, memperkuat persendian, mencegah tulang keropos, menurunkan tekanan darah dan sebagainya. Wajar saja bila umat Islam doyan marah karena tekanan darahnya yang tinggi plus kerakusan kekuasaan.

Para pembaca yang budiman, saya bukan hendak melecehkan agama tertentu. Tapi saya hanya berbicara fakta (bukan fatwa). Saya juga akan melampirkan pengakuan dari seorang muslim yang berziarah ke Tanah Suci dan sekitarnya di posting yang berikutnya, sebagai bukti bahwa bukan hanya saya yang merasakan ketololan petinggi Islam di Indonesia, tapi bahkan umat Islam sendiri.

Sumber Inspirasi:
http://rights2write.wordpress.com/2008/11/23/babi-haram-arak-haram-yoga-haram%E2%80%A6-rokok/
http://diary.satchdesign.com/?p=50
http://omaigat.wordpress.com/2007/12/11/umat-islam-dan-ironi-global/
http://diary.satchdesign.com/?p=35

Popularity: 40% [?]

Related Posts

Reader Comments

OmiGod…mau jadi apa bangsa saya?hiks

lama2 nge-blog juga haram.wakakakakakaka *ngabur sebelum saya diharamkan juga

Kritikavista – udh ada yang nyaranin sih bu. ntahlah. hehe…berdoa saja.

#1 
Written By SuperHuman on February 18th, 2009 @ 12:10 pm

setuju… hidup kritikavista!!!! :)

#2 
Written By fianty on February 18th, 2009 @ 1:01 pm

bener banget nih!! posting ini bener2 turut mewakili isi hatiku! salam kenal pak :)

#3 
Written By sinanat on March 5th, 2009 @ 2:06 pm

just one simple question: “pernahkah ANDA mau meluangkan sedikit wkt unt memahami al-ashlu al-halal wa al-haram fi al-islam???
Jika understanding a reasoning-nya ga anda dapatkan, maka menurut teori ILMU LOGIKA sdh dpt dipastikan akan terjadi “miss leading conclusions” spt posting anda di atas!!!
Dalam traktat Islamic law ada aturan: “al-hukmu yadhurru ma`a `illatihi zamanan wa makanan” (arti bebas; hukum terkait erat adanya sebab juga sikonnya). just example; makan itu halal, tp hukumnya menjadi haram jk pas berpuasa! but, ini haramnya very diffrent with haramnya makan babi misalnya. So klo ngak ngerti ‘Islamic Law theory’ jangan gampang nyimpulin deh!!!
ur posting:
“Mengapa alkohol haram? Karena mahal? Para petinggi umat Islam tidak mampu membeli? (mang Sultan Brunai nga mampu beli?) Bagian mana dari alkohol yang memabukkan? Riset membuktikan bahwa minum dua gelas Red Wine (anggur merah) setiap hari berguna untuk mencegah penyakit jantung. Dimana pada akhirnya dapat memperpanjang umur seseorang. Jadi mana yang salah? Yang salah adalah minum dengan membabi buta alias sampai mabuk dan tidak sadarkan diri”.
Itu JELAS kongklusi yg ngaco, very stupid, krn mang ngak ngerti masalah!!!

Kritikavista – Please ask the same question to yourself, have you or have you not descriminate gender within your muslim teaching? Thanks again for visiting. God bless you.

#4 
Written By The Truth on April 16th, 2009 @ 4:16 pm

so klo MUI (dg sgl ilmu dan otoritasnya) mengeluarkan fatwa sesuatu, saran saya adalah;
“if the wind comes from an empty cave, it’s not without A REASON”. (motto blog anda yg scr sadar tdk konsisten anda jalankan)!

Kritikavista – It depends on the reason. Does it make any sense or not? Does it give advantage to both parties or only one side? Thanks for visiting. :)

#5 
Written By The Truth on April 16th, 2009 @ 4:22 pm

“Please ask the same question to yourself, have you or have you not descriminate gender within your muslim teaching? (maybe u should take a little bit a time to looking articles about gender in Islam. So I dont spend my time to explain it)
PS: Mohon maaf… (wkt bc ur posting n kasih koment) honestly sy tdk tau ternyata ANDA non Muslim… but klo boleh kasih saran, alangkah bijaknya jika anda tdk masuh wilayah keagamaan tertentu (apalagi menyimpulkannya,)sementara in the other side, anda tdk mempunyai kualitas understanding yg baik terhadap hal tsb. Dikhawatirkan akan terjadi missleading or jumping conclusion!!! Dg jujur sy akui, malah sy sangat respek dg posting2 valuable anda (misalnya; “Cara Mencegah Pencucian Ginjal (Dialysis)”)yg tdk intervensi ke dlm domain teologi agama org lain.
“in the name of freedom of speech, marilah kt hargai domain teologi masing-masing”. Best Regard n God bless u too.

Kritikavista – Thanks The Truth. Well, to be honest, saya bukan mau memusuhi agama orang lain. Percaya atau tidak, teman-teman saya 70% beragama Islam. Tapi Islam mereka sangat modern, dan pandangan mereka pun setidaknya sama dengan saya. Mereka bukan Islam KTP semata, namun benar-benar menjalankan iman mereka sebagaimana mestinya menurut logika. Mata mereka terbuka, bukan fanatik. Sekali lagi, terima kasih atas kunjungan anda dan komentarnya. Tentu saya artikel-artikel saya adalah opini saya semata. Apa yang saya lihat dan saya dengar, saya tuangkan kedalam tulisan saya. Namun, kalau artikel ini menyinggung anda, saya mohon maaf karena memang tujuannya bukan untuk alat perang. Salam.

#6 
Written By The Truth on April 20th, 2009 @ 11:52 pm

Jangan sok tau dan menyimpulkan gitu deh.gmn kalau misal agamamu diobok dg perkataan G’ orisinil lah,taklid buta lah,Tuhannya palsu lah.pasti jengkel khan….

Kritikavista – Hm…sepertinya saya ngga bilang begitu dhe. Coba baca lagi postingannya. :)

#7 
Written By Galipo on May 16th, 2009 @ 2:40 am
#8 
Written By z3n2 on May 26th, 2009 @ 10:20 am

wah, ada rujukan ke saya. terima kasih.
saya memang inspirasional! nyahahaha…

Kritikavista – ur welcome. :)

#9 
Written By sitampandarimipaselatan on June 30th, 2009 @ 5:21 pm

memang posting anda terlalu berani menyebut merk agama tertentu dengan kata2 yang tajam. mungkin saya cuma ingin kasih pendapat, perbedaan akan selalu ada sampai kapanpun. jangankan beda iman, seiman pun banyak yg berbeda penafsiran. dan itu potensi besar menimbulkan perpecahan dan peperangan. di dunia ini udah terlalu banyak masalah yg diakibatkan perbedaan. mengapa tidak membuat posting yang bisa mengkompromikan keadaan..?
teman anda yg 70% muslim dan moderat punt tentunya bisa diajak diskusi, kalo perlu bikin komunitas yang mengajarkan menghormati dan menghargai pluralisme tanpa harus mengatakan tolol dsb.
dan setahu saya, agama anda tidak mengajarkan umatnya untuk berkata-kata kasar dan menjelek2 kan agama lain.
itu sebabnya..hingga saat ini saya memilih kepercayaan kepada Tuhan YME untuk hidup saya, paling enggak saya tidak terkotak-kotak yg akhirnya bisa menjadi salah tafsir begini.
mungkin MUI dengan berbagai fatwanya punya tujuan baik.kalau anda kurang setuju, kan bisa tuh didialogkan dengan cara yg lebih intelektual dan akrab sehingga malah nambah pengetahuan dan pemahaman.
terimakasih..semoga berkenan.

Kritikavista – Thanks La Guitarra. Posting ini memang suatu kesalahan yang terbawa oleh emosi. Saya tidak akan menghapus posting ini, tapi biarlah bukti bahwa saya pernah salah. Sekali lagi, thanks untuk masukannya. Salam kenal.

#10 
Written By la guitarra on July 19th, 2009 @ 10:08 am

hai Kritikavista,

salam kenal.

kebetulan saya mampir di blog anda dan mengikuti “perbincangan” di pojok comment dari artikel “mengapa valentine itu haram?”. boleh ya saya ikut berkomentar.

saya rasa tidak ada yg salah dg posting tulisan “mengapa valentine itu haram?”.

menurut saya yg salah adalah bahwa
1. kebanyakan orang Indonesia tidak pernah dan tidak pernah mau belajar untuk menghargai pendapat orang lain (baca: pendapat yang berbeda).
2. memandang bahwa agama adalah domain yg terlalu “suci” (baca: sensitif) untuk dibahas, apalagi oleh orang yg tidak memeluk agama tertentu tersebut.

sejatinya diskusi adalah diskusi, apapun topiknya. perbedaan pendapat itu sangat wajar. kenapa tidak belajar untuk mulai menghargai pendapat orang lain? kenapa hanya bisa menyuruh orang lain utk tidak masuk ke dalam wilayah agama tertentu?

tidak mengherankan kalau negara kita tidak pernah maju mengingat dan melihat rakyatnya begitu cupid dalam berpikir. enggan dan bahkan terlalu sensitif atas pendapat orang lain, apalagi kalau sudah menyangkut topik agama!

salam.-

Kritikavista – Hi juga Retno. Saya rasa anda salah membaca posting saya. Apakah saya ada mengajak pembaca blog saya untuk masuk agama tertentu? Yang saya tulis hanyalah pendapat saya yang bukan mengenai agama tertentu tapi mengenai orang-orang tertentu. Jangan salahkan agama. Salahkan saja orang-orang nya yang anda bilang berpikiran picik. Skrg sdh terbukti kan dgn adanya Noordin M Top sebagai biseksual? apakah anda sebelumnya juga pengikut Noordin? Coba koreksi lagi mata anda dan diri anda sendiri. Terima kasih. Salam Damai.

#11 
Written By Retno on September 12th, 2009 @ 7:45 pm

tpi walaw itu semua d hramin ma MUI kan anda g dpt krgian apapun, toh anda jga bkn muslim, ya kecuali anda ska jualan coklat ma wine. trus soal gender msti di liat dalam islam apa arab

Kritikavista – memang sy ngga rugi. Tokh saudara/i sy islam moderat. Dan bukannya yg d Indo sudah ke arab2an? Pake cadar yg matanya aja ga keliatan. Tolong komplain nya ke MUI ya pak. Thanks.

#12 
Written By alay on October 28th, 2009 @ 4:37 pm

Salam Damai,
Dalam memahami masalah ini saya tidak membetulkan anda atau menyalahkan anda.
Tapi,alangkah bijaknya jika anda tidak mencampuri memikirkan masalah agama tertentu.
Mengapa saya katakan demikian??
Karena memang persepsi dan pemikiran antara seseorang dengan orang lain itu berbeda (bahkan sangat berbeda), apalagi antara orang yang berbeda agama.
Misalnya, jika orang muslim menanyakan tentang Hari Sabat, dalam bible khan sudah dikatakan bahwasanya hari sabat itu adalah hari pemberhentian total, tidak boleh yang bekerja, tidak boleh menghidupkan api dan sebagainya.. apakah itu tidak lucu jika dipikirkan dengan cara moderat??
Hari Sabat (sabtu) adalah hari Tuhan yang harus dikuduskan. Pada hari itu setiap orang dilarang bekerja, dilarang memasang api di rumah (lampu, kompor, dll) karena Sabat adalah hari perhentian penuh. Orang yang bekerja pada hari Sabtu harus dihukum mati (keluaran 20 :8-11, 31 :15, 35 : 2-3).
Jadi, jangan menvonis objek yang anda tidak ada di dalamnya..
sekian…

Kritikavista – Rowen, mungkin anda masih melakukan pemberhentian pada hari Sabat. Tapi mungkin lebih banyak lagi orang yg tidak melakukannya. Seperti Yesus sendiri yang di kecam untuk tidak menyembuhkan orang sakit pada hari sabat, tetapi Yesus masih melakukannya. Mana yang lebih penting, kasih atau aturan? Maaf, saya bukan juga menyalahkan anda. Valentine adalah purely (sekarang ini) adalah hari kasih sayang. Banyak juga orang-orang yang memaknainya sebagai kasih sayang ke teman dan keluarga. Bukan melulu pikiran negatif yang dijadikan alasan untuk tidak menerima valentine.

Menurut saya, sebagai manusia modern abad 21, kita harus berpikiran terbuka. Hal-hal dasar yang baik yang kita tanamkan dalam hati dan pikiran kita. Seperti jangan berzinah. Dari situ, seumpama ada hari Valentine pun, orang yang teguh imannya tidak akan terbujuk rayu untuk berzinah. Jadi maksud saya, buruk rupa cermin jangan dibelah. Kalau memang dasar imannya tidak kuat, janganlah yang dilarang hari Valentinenya atau yang lainnya. Kalau seseorang itu gendut, janganlah yang disalahkan makanannya, tapi orangnya sendiri yang makan terlalu banyak dan tidak dapat menahan nafsu makannya. Atau kalau seseorang terkena kanker paru-paru karena dia merokok terlalu banyak. Lalu yang salah perusahaan rokok? atau abang-abang penjual rokok? Ok dhe sekian dulu. Terima Kasih. Selamat Natal dan Tahun Baru

#13 
Written By Rowen on December 21st, 2009 @ 11:51 pm

Nah, justru disitu saya keliru….
Kita tau bahwasanya ayat-ayat Tuhan itu harus diikuti, akan tetapi ada ayat yang mustahil untuk kita kerjakan. sebenarnya ada banyak ayat lagi yang akan saya tanyakan, akan tetapi saya lupa mencatat. Atau memang ayat-ayat Tuhan sudah banyak yang di ubah oleh umat.
Jadi disinilah alasan saya menyuruh anda berhati-hati dalam membuat suatu postingan. Nanti ditakutkan akan semakin membuat masalah baru.
So.. Biarkan saja seseorang memahami agamanya sendiri menurut keyakinan dia sendiri, jika kita ikut campur dalam masalah itu, maka akan terjadi persengketaan nantinya..
Selamat Natal

#14 
Written By Rowen on December 24th, 2009 @ 3:45 am

maaf ye pd orang yang post blog ni
pd pendapat sy,anda perlu bercakap dgn ilmu
bnyk bercakap menunjukkan kebodohan kita sbg manusia yang lemah..
sebelum berkata2 atau meluahkan sesuatu ‘pendapat’ yang sensitif dan menyentuh agama lain…fikir dahulu..
buat research..tanya orang yang lebih tahu..
jika difikirkan secara logik..sudah jelas mengapa perkara tersebut diharamkan..
Islam itu indah..
Islam mencegah umatnya dari melakukan sesuatu yang membinasakan diri sendiri..
bukankah lebih baik mencegah daripada mengubati?
ini hanya nasihat sy..
dari seorang yang masih baru lagi di dunia yang penuh cobaan ini..
dan merasakan yang dunia ini tidak kekal selamanya
jadi..tidak perlu keseronokan seperti valentine’s day..arak..dan sebagainya..
hidup yang sekejap ini perlu dihargai..
sy harap anda fikir semula..:D

#15 
Written By plain jane on December 26th, 2009 @ 7:08 am

Rokok haram?? setengah setuju…

tapi kok yang nulis… hehehe

#16 
Written By Andri on February 3rd, 2010 @ 10:09 pm

Hei. .
Kalo ga ngrti islam ga uws asbun dh. .
Lgian Lu bkn muslim. .
Mw dhrmin ato ng’ y trSrh Lu. .
Knpa Lu yg panas..
Pake nybut2 “tolol” sgala.
Gw aj yg muslim nrima2 aj fatwa it.

Kritikavista – yg gue bilang tolol kan bukan lu, knp lu yg panas?

#17 
Written By Mu2t on February 3rd, 2010 @ 11:15 pm

hanya orang tolol yang mengaku islam tapi merayakan VALENTINE yang naudzubillah

Kritikavista – hanya orang pintar yang pikirannya terbuka

#18 
Written By icky on February 4th, 2010 @ 1:39 pm

Tolol hari valentine jelas haram bagi umat islam, agama orang ya agama orang tidak perlu dicampur kedalam aqidah islam.

Kritikavista – memang sy nulis soal orangnya bukan agamanya.

minuman beralkohol kenapa haram ? dikarenakan dapat menyebabkan mabuk,sedangkan mabuk dapat berbuat perbuatan setan.

Kritikavista – byk pemerkosa yg ngga minum alkohol. tapi teteub aja memperkosa. minum is OK dlm jumlah normal

knp golput haram ? karena didunia ini manusia butuh pemimpin juga, lu mau indonesia ga ada pemimpin ?

Kritikavista – pemimpin nya aja kaga sewot, knp ada yg ga penting sewot kalo ada org yg golput? bukankah harusnya pemimpinnya yg mau dipilih itu yg sewot?

knp yoga haram ? orang islam sudah ada yang namanya ibadah Shalat dan dalam shalat selain mendapat amal tubuh pun merasa rileks ketika shalat, yoga memang bagus namun identik dengan agama budha.

Kritikavista – Yoga adalah olahraga yg bagus. coba cek lagi. :)

yang tolol tuh loe dah kafir nghina Islam lagi.

Kritikavista – kalo loe pinter, indonesia udh maju kali ya. :)

#19 
Written By Wijaksana on February 4th, 2010 @ 5:03 pm

ternyata masih ada orang yang bikin posting kaya g2….anda orang bodoh sedunia, jika di urutkan anda no 1 deh tingkat keamnesiaannya,alias gila,…anda ini bodoh kok di pupuk, ya tambah subur kebodohan anda!saya rasa anda segera menemui ahli psikolg deh biyar settingan otak anda di baikin,mungkin ada kabel yang putus jadi konslet g2…nauzubillah minzalikkkkkk…

Kritikavista – ngga ada kaca d rumah?

#20 
Written By winarto on February 8th, 2010 @ 1:48 pm

posting anda perlu di tinjau kembali. kenapa valentein day diharamkan dlm islam? karena hal tersebut dpt mengundang perbuatan yg tdk diinginkan, sperti zina,pesta seks, pesta alkohol, ciuman dll. hal ini memang benar2 terjadi. memang ada segi positifnya (tergantung orang yg melihat), namun apakah segi positif itu sebanding dengan segi negatif? lalu anda bertanya knapa MUI tdak mengharamkan sja hri ibu, hri pahlawan? karena MUI meninjau dri segi perayaannya, dlam perayaan hri ibu, hri pahlawan tentunya perayaannya berbeda dngan hri valentain. dan segi negatif yg terjadi ketika perayaan valentein itu lebih banyak dari pada segi positifnya, bisadikatakan 1: 9. jika anda mengtakan bahwa MUI munafik, mka anda jga bisa diktakan munafik, karena anda jg telah mengabaikan fakta yg telah terjadi ketika perayaan valentein itu terjadi. yakni fakta2 yg telah sya sebutkan diatas. jadi kesimpulannya adalah tidak ada kebakaran tanpa adanya api.

Kritikavista – Thanks for the comment.

#21 
Written By Amin on February 9th, 2010 @ 3:53 pm

bapak2 MUI pada kurang kerjaan….urusin yg lain daa….
urusin dulu para ulama ato pemimpin agama yg pada punya bini banyak….hahahahaha…..Valentine di haramin tp bini banyak…jiaaaa..sma aja dodol!!!! cuma pada munafik aja om….kenyataan nyah pada ga bersih semua..pada sok suci aja….urusin yg lain dulu dee mendingan ……
tenag aja …surga neraka masih terima lowongan ko…..masih banyak tempat..hahaha…..
valentine cuma trend…mau ngikut sukur ga ya uda….
emank lg jaman juga x yah..trend haram haraman…Zzzzzzzzz……kesian yah pada norak…bikin pulau sendiri aja mendigan isi nya manusia2 sok suci semua….hahahahaha

#22 
Written By MUI tolol on February 13th, 2010 @ 2:39 pm

saya membaca posting anda, dan saya salut anda berani untuk mengangkat topik ini. tidak seharusnya orang-orang yang memberi komentar di atas mengatakan hal-hal yang tidak pantas seperti itu. negara kita adalah negara demokrasi. negara yang memberikan kebebasan kepada warga negaranya untuk berpendapat dan berbicara. Tuhan hanya 1. mungkin panggilan kita terhadap-Nya beragam, tapi Tuhan hanya 1. kita sebagai warga negara dari negara yang multiagama seharusnya bisa menghargai agama lain. tidak seharusnya kita mengagungkan agama sendiri. orang-orang yang melakukan hal-hal yang bertentangan dengan ajaran agamanya adalah orang-orang yang tidak berpikir penuh, orang-orang yang tidak mau mendekatkan dirinya kepada Tuhan, orang-orang yang lebih mementingkan nafsu duniawi, orang-orang yang bisa dikatakan tidak takut dosa dari perbuatan yang mereka lakukan. lalu salah siapakah atas apa yang dilakukan oleh orang-orang tersebut? apakah itu adalah salah Tuhan? tentu bukan. itu adalah salah manusia itu sendiri. ia yang membiarkan setan merasuki diri, pikiran, dan hatinya. jangan salahkan kritikavista atas pendapatnya. seperti yang saya bilang di atas, kita bebas berpendapat dan berbicara. daripada anda sekalian memprotes postingan kritikavista, sebaiknya anda sekalian melihat ke dalam diri anda sekalian. apakah selama ini anda sekalian tidak pernah melakukan kesalahan? apakah anda adalah orang yang sempurna? apakah anda selalu mematuhi ajaran-ajaran agama anda? tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini. hanya Tuhan lah yang sempurna. dan menurut saya tentang fatwa haram yang dikeluarkan oleh lembaga MUI, tanpa bermaksud menghina, melecehkan, dan merendahkan MUI, saya merasa fatwa-fatwa haram tersebut tidak masuk akal. maaf saja, tetapi para petinggi di lembaga MUI hanyalah manusia biasa, sama seperti kita. mereka bukanlah Tuhan yang berhak menentukan mana yang baik dan mana yang buruk bagi manusia. terima kasih. salam damai.

Kritikavista – Terima kasih Andita. Sy jg mohon maaf jika ada kata2 yg salah. Salam damai.

#23 
Written By andita on February 13th, 2010 @ 4:27 pm

Salut buat blog ini.
Emang banyak orang suka nunjuk kesalahan orang lain. MUI selalu menunjuk kesalahan-kesalahan yang ngoyoworo (asal). padahal menunjuk orang itu memakai satu telunjuk, malah tiga telunjuk yang lain menghadap pada diri sendiri he…he…he… berarti kesalahan pada diri sendiri lebih banyak khan?!

#24 
Written By boni on March 1st, 2010 @ 8:47 pm

Add a Comment

required, use real name
required, will not be published
optional, your blog address