Rambut adalah mahkota wanita. Masihkah?

This post was written by Kritikavista on October 15, 2009
Posted Under: Sharing

Katanya “rambut adalah mahkota wanita”.

Akhir-akhir ini, saya lebih sering melihat mahkota-mahkota itu ditutupi.

Bahkan, saya pernah melihat yang seluruh wajah ditutupi dengan kain hitam. Mata, yang katanya jendela hati, pun tak kelihatan.

Alangkah seramnya, saya membayangkan. Alangkah sedihnya, saya membatin. Kecantikan yang telah diberikan, disia-siakan begitu saja.

Untung, berita terbaru dari Mesir melarang wanita-wanita dikerudungi bak mobil yang tak terpakai di dalam garasi, walaupun dia mendapat pertentangan dengan keras. Sampai-sampai diminta untuk mengundurkan diri dari jabatannya.

Jangan salah kaprah pembaca. Jangan esmosi ketika membaca tulisan saya.

Jujur tak ada niat mendukung buka-bukaan aurat. Tapi apa salah jika wajah saja yang dibuka? Supaya kita bisa melihat satu senyum.

Mungkin, yang harus diganti adalah pikiran picik. Seperti pernyataan FPI “kenapa miyabi ngga di ganti dengan Luna Maya aja?”. Ooo…ternyata foto yang di kamar tidur untuk bahan imajinasi pria FPI, diganti dari Miyabi menjadi Luna Maya. Atau pernyataan lain “Dari pada Miyabi, masih banyak jablai mangga dua”. O…sering yah “pake” jablai mangga dua?

Duhhhh…MUNAFIK!

Popularity: 2% [?]

Related Posts

Reader Comments

koment apa yah??.. *mikir krs*

y ud dch, lam knal za.. ^^

n… mmh..ga suka kta2 ‘munafik’

Kritikavista – lam kenal jg mbak la. Maaf ya kalo kata2 sy agak tajam. Thanks dah mampir.

#1 
Written By La on October 15th, 2009 @ 7:36 pm

tulisan anda bgus, namun ada sedikit yg perlu diperhatikan. bahwa segala sesuatu itu dilarang psti ada hikmah dibalik itu. anda mengatakan bahwa rambut itu mahkota, itu memang benar. maka dari itu mahkota harus dirawat & dilindungi. jilbab adalah salah 1 cara untuk melindungi mahkota tersebut. dan yg perlu diperhatikan cantik itu tidak sekedar dengan memamerkan rambut. kenapa anda sedih ketika anda melihat orang yg berjilbab? jilbab itu merupakan sebuah kemulyaan. orang berjilbab dipandang lebih mulia, dan menjaukan dari kejahatan, fitnah. maka jangan memandang jilbab dari 1 sisi, mohon dikaji ulang, diteliti lgi kenapa jilbab itu harus dikenakan kaum wanita. dan kta2 jablai,minafik, picik adalah kta yg tidak seharusnya anda ktakan, krna ucapan merupakn gmbaran dari orang yg mengucapkan.

Kritikavista – berjilbab is OK, tapi kalo ada yang sampe pake cadar yg mata aja ngga keliatan, that’s too much. :)

#2 
Written By Amin on February 9th, 2010 @ 3:26 pm

Add a Comment

required, use real name
required, will not be published
optional, your blog address

Previose Post: