Karoke Nav 2 Solo makan orang

This post was written by Kritikavista on November 6, 2009
Posted Under: Sharing

Sayang sekali kesenangan saya bernyanyi alias karoke di Nav 2 Solo harus berakhir tragis.

Ceritanya saya berkaroke bersama teman saya di awal Oktober 2009. Tepatnya saya lupa. Namun yang saya tahu, saya mendapatkan voucher gratis nyanyi satu jam yang berlaku sampai dengan 19 Oktober 2009.

Karena mau mengunakan kesempatan gratis, saya mengunjungi outlet tersebut Senin, 12 Oktober sekitar jam 3-an. Sampai disana, kata pelayan disana semuanya penuh. Ya sudah. Saya pun berlalu.

Hari Rabu, 14 Oktober, saya kembali ke sana. Pelayannya juga bilang penuh. Lalu saya tanya, kalau ditunggu bisa ngga mbak? Mbak nya bilang, sampai satu jam kedepan belum tentu ada.

Akhirnya saya pun menelan kekecewaan. Tapi ya sudahlah. Masih ada beberapa hari lagi.

Esoknya, saya kembali kesana. Lagi-lagi semua penuh. Kecuali kalau saya mau yang medium. For your info, kami cuma bertiga, ngapain juga pakai room medium.

Hari Jumat, 16 Oktober, saya kembali lagi kesana. Room small-nya ada, namun voucher saya tidak dapat dipakai. Rasanya kesal sekali dengan pelayanan Nav. Senin – Kamis katanya penuh. Jumat tidak bisa dipakai. Sabtu juga tidak. Jadi waktu kami tinggal Minggu dan Senin (18 & 19 Oktober). Yahh..kalau dua hari itu ngga penuh. Kalau penuh lagi gimana?

Jadinya, percuma donk Nav issued voucher gratis kalau tidak bisa dipakai. Saya tanya, kalau dipakai di Nav 1 bisa ngga? Jawabnya, ngga bisa mbak.

Yah sudahlah. Akhirnya saya pergi saja. Namun sebelum pergi, teman saya mau membeli rokok Marlboro Lights Menthol karena kebetulan di sana ada jualan rokok. Tau ngga pembaca, harga Marlboro Lights Menthol berapa?

Tujuh belas ribu lima ratus rupiah alias Rp.17.500. Sekonyong-konyong kami pergi meninggalkan Nav 2 Solo yang terletak di Jalan Urip Sumoharjo dengan pikiran: “anjrit, loe mo makan orang ya? Di bandara aja lebih murah! OMG”.

Semoga NAV lebih mikir lagi kalau jualan. Dan yang pasti, ini terakhir kali nya karokean di Nav.

Popularity: 2% [?]

Related Posts

Reader Comments

Hahahaha… Hidup budaya gratis… wakakakakka

Kritikavista – bukan gratis pak, tp yg reasonable aje gitowww…

#1 
Written By Andri on February 3rd, 2010 @ 10:34 pm

Add a Comment

required, use real name
required, will not be published
optional, your blog address